TentuDaud tidak sendiri melakukan peperangan yang begitu banyak dan besar.Indikasi menunjukkan bahwa ia berdiri dihadapan Tuhannya dengan penyerahan diri meminta restu untuk apa yang dia lakukan termasuk berperang sekalipun.Ia berdoa minta Tuhan menunjuk jalan terbaik kepadanya,dan Tuhan melakukannya.Terbayangkan oleh kita Liputan6com, Bandung - Ikan-ikan di kolam itu tiba-tiba melompat ke segala arah, menimbulkan riak air yang tak beraturan. Ikan yang sekilas mirip dengan ikan mas tersebut berebut pelet atau pakan ikan padat yang ditebar Dedin Khoerudin (35). Pagi itu, Dedin tengah menebar pelet ke kolam ikan dewa yang berada di samping halaman rumahnya. Selepas Dankepercayaan seperti ini hanya bisa kita miliki jika menyadari soal anugerah Tuhan atas hidup kita. Berikut empat cara bagaimana Tuhan menolong umat-Nya menghadapi pergumulan keuangan: 1. Tuhan mengajar kita menggunakan uang untuk kemuliaan-Nya. Tuhan bisa mendatangkan berlimpah-limpah uang di tangan kita kapan pun. KepadanyaTUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. (Maz. 25:12) Jalan-jalan Tuhan tidak akan pernah terselami karena jalan-jalan Tuhan tidak sama dengan jalan pada manusia.Tuhan juga Memberikan pengetahun dan Hikmat untuk menjalani kehidupan yang kita jalani. Kita harus memiliki rasa, “Takut akan Tuhan”. Dalamperjalanan sering kita berusaha untuk setia. Bahkan Rasul Paulus mendorong anak didiknya yakni Timotius untuk tetap setia dalam menghadapi ajaran sesat. Dalam 1 Timotius 4:1-5 Rasul Paulus mengingatkan supaya kita waspada terhadap ajaran-ajaran yang palsu. Maka dari itu kita harus memperhatikan beberapa hal yang menjadi landasan bagi Tuhan Allahmu, kepadamu” (Keluaran 20:12). Yang dimaksud dengan “hormat” dengan Tuhan dengan berbagai cara. Melalui keluarga kita bisa membangun hidup modern” di tanah Mesir, tetap memelihara kasihnya kepada Tuhan dan keluarganya. Walaupun saudara-saudaranya pernah membenci dan membuang dia, namun ia mampu mengatasi luka batin Damaisejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Berikut ini gambar ayat Filipi 4:6-7 untuk anda, Filipi 4:13. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita. Berikut ini gambar ayat Efesus 5:20 untuk anda, Amsal 28:20. Bacaan Efesus 4: 1 – 16 Kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling Tuhanberpesan agar fokus dalam bekerja melayani. “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju”, mereka diminta untuk berserah pada Tuhan. Penulis Amsal juga menasihati agar berserah pada Tuhan dan mohon diberikan rejeki yang secukupnya saja. “Semua firman Allah adalah murni. Brahman(Dewanagari: à€Źà„à€°à€čà„à€ź) adalah penguasa tertinggi dalam konsep ketuhanan. Brahman bersifat kekal, imanen, tak terbatas, tak berawal dan tak berakhir juga menguasai segala bentuk,ruang, waktu, energi serta jagat raya dan segala isi yang ada didalamnya. Pemahaman Tuhan Dalam Hindu. Disebut dengan Brahman sebegai zat / Ruh yang utama. UgM3Gr. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Iman seharusnya bukan lagi hal asing bagi kita umat beragama. Namun, walaupun iman adalah suatu hal yang mendasar dalam beragama, nyatanya orang beragama belum tentu memiliki iman. Padahal beriman sangatlah penting bagi umat beragama. Bagi kita umat Kristen memiliki iman yang sejati adalah hal yang dikehendaki Tuhan kepada kita. Memiliki iman yang sejati kepada Tuhan Yesus Kristus artinya memiliki kepercayaan penuh kepada-Nya sehingga kita mau patuh dan taat pada setiap perintah dan kehendak-Nya. Iman yang kita miliki dapat menunjukkan kualitas hubungan antara kita dengan banyak contoh dalam Alkitab tentang orang-orang yang dapat mengalami perbuatan Tuhan yang luarbiasa karena mereka memiliki iman kepada Tuhan. Salah satu contohnya adalah iman Nabi Nuh."karena iman, maka Nuh - dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan - dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya dan karena iman ia menghukum dunia dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya." Ibrani 117. Nabi Nuh memiliki iman yang sejati kepada Tuhan dan memiliki kualitas hubungan yang harmonis dengan Tuhan, maka karena imannya itu Tuhan berkenan kepadanya. Dan karena imannya itu Nabi Nuh beserta keluarganya bisa selamat dari air bah. Setelah kita mengerti dan memiliki iman sejati kepada Tuhan, maka selanjutnya penting bagi kita untuk memelihara iman tersebut. Memelihara iman berarti mampu membangun iman tersebut dan menjaganya. Memelihara iman sebenarnya sama saja dengan menjaga hubungan kita dengan Tuhan. Cara untuk memelihara iman kita yang pertama, yaitu membaca atau mendengarkan Firman Tuhan. Dengan mengetahui dan mengerti isi Firman Tuhan kita dapat lebih tahu apa yang Tuhan kehendaki dan kita juga dapat lebih mendalami pengenalan kita tentang Tuhan. Hal ini dapat membangun atau menumbuhkan iman yang kita miliki dalam Tuhan Yesus Kristus. Selanjutnya adalah menjaga komunikasi kita dengan Tuhan. Seperti yang kita tahu cara orang Kristen berkomunikasi dengan Tuhan adalah berdoa dan saat teduh. Menyediakan waktu sejenak untuk berdoa dan saat teduh sangatlah penting untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan. Dan yang terakhir adalah menjauhi kejahatan. Bila kita sudah mengenal Firman Tuhan pastinya kita tahu bahwa melakukan kejahatan bukanlah hal yang dikehendaki Tuhan. Maka melakukan kejahatan atau hal yang bertentangan dengan kehendak Tuhan dapat menghambat pertumbuhan iman kita. Jadi mari kita lebih peduli dalam pertumbuhan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus agar kita dapat beroleh keselamatan. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Pemeliharaan Tuhan Posted 21 Jun 2012 1253 AM PDT Habakuk 317-18 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon angur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, 
namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan. Bacaan Alkitab Setahun Amsal 23; Efesus 6; 2 Tawarikh 8-9 Sepanjang yang saya alami, Tuhan senantiasa campur tangan dalam memelihara kehidupan saya, bahkan untuk hal-hal yang sepele sekalipun. Suatu kali, saya membutuhkan sebuah jaket. Jaket lama saya sudah usang dan menunggu diganti. Sayang, uang di kantong belum mencukupi meskipun sudah ada sebuah jaket yang kuincar di factory outlet. Jadilah keinginan itu terpendam dalam hati dan terucap dalam bait-bait doa pribadi. Selang beberapa bulan, saya melupakan kebutuhan itu karena berbagai kesibukan. Tetapi Tuhan mendengar doa saya. Suatu kali, saya berkesempatan memimpin ibadah. Selesai melayani, seseorang mendekati saya. Saya tidak mengenalnya karena memang dia tidak tergabung dalam gereja kami. Ia memberi sebuah bungkusan. “Ini untuk saya Pak?” tanya saya ingin memastikan. “Ya, ini untuk Anda. Maaf, saya buru-buru, sampai ketemu
” jawabnya sambil melangkah pergi. Penuh penasaran saya buka bungkusan itu. Isinya sebuah jaket, persis seperti yang saya inginkan di factory outlet itu. Bahkan merek dan warnanya pun sama. Bertahun-tahun kemudian, saya bertemu lagi dengan orang yang memberi saya jaket itu. “Sepulang kantor, seperti ada yang menuntun saya untuk membeli jaket itu. Hari Minggunya saya juga tergerak untuk ikut ibadah dan kuat sekali pesan dalam hati saya untuk memberi jaket itu kepada Anda.” Kisahnya mengenang. Ternyata Tuhan punya 1001 macam cara untuk memelihara anak-anakNya. Percayalah kepada Dia yang sanggup memelihara, meski di saat yang sulit sekalipun. Tuhan punya 101 macam cara untuk memelihara anak-anakNya. 13 Jan MEMELIHARA CIPTAAN ALLAH Maka Tuhan melihat segala yang dijadikan-Nya itu, betapa amat baik. Hal 131 “Siska, lihat, ada anak kucing!” Kiki menunjuk ke privat selokan tempat seekor anak kucing kecil tampak kegenturan. “Weh, kasihan sekali anda! Di mana induknya, ya?” tanya Siska. Mereka empat mata lagi mencari di seki­tarnya, tapi bukan dapat menemukan induk kucing tersebut. “Segala apa nan sebaiknya kita bikin, Kiki? Tidak mungkin kita tinggalkan dia,” tanya Siska. “Iya, tapi aku tidak boleh jadi membawanya pulang, karena sudah lalu suka-suka si Belang,” sahut Kiki. “Moralistis juga. Baiklah, jikalau serupa itu aku saja nan akan membawanya pulang dan merawat anak meong ini,” kata Siska. Adik-adik, mari kita baca Peristiwa 126-31 ! Almalik menciptakan bumi ini dan segala isinya, lalu memberikan perintah kepada insan untuk berwajib atasnya. Berhak di sini bukan berarti manusia bebas berbuat apa saja, melainkan orang bertanggung jawab memastikan bahwa bumi dan isinya tetap terlatih dan terpelihara. Maukah Adik-adik timbrung berusaha menjaga dan memiara alam selingkung, baik tanaman maupun satwa yang terserah? Mari kita lakukan dengan hayat bersama-sekufu! Doa Bapa di Surga, aku kepingin masuk menernakkan ciptaan-Mu dengan baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.