ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan prosesi upacara adat pernikahan suku tolaki di desa puuwonggia kecamatan motui kabupaten konawe utara, 2) Untuk mendeskripsikan struktur tuturan tolea dan pabitara dalam prosesi adat pernikahan suku tolaki di desa puuwonggia kabupaten motui kecamatan motui kabupaten konawe utara, 3) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan upacara
Kamu mungkin adalah orang Sulawesi? Bagi kamu yang belum tahu, Sulawesi Tenggara adalah salah satu provinsi yang terletak di bagian timur Indonesia. Daerahnya berbentuk kepulauan dan dihuni oleh banyak suku. Ada suku Muna, Buton, Tolaki, Bajo, Moronene, Kulisusu, Wawoni’i, Wanci, Kaledupa, Tomia, Binongko, dan masih banyak lagi.
Setiap nama lokal tumbuhan yang digunakan dideterminasi dan ditentukan nama latinnya dan dibuat herbarium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 91 spesies dari 44 famili tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat tradisional etnis Suku Tolaki sebagai bahan ramuan tumbuhan.
Tolaki, Buton. Suku Moronene adalah salah satu dari empat suku besar (suku Tolaki, Buton, Muna) di Sulawesi Tenggara . Menurut antropolog Universitas Haluoleo, Kendari, Sarlan Adi Jaya, Moronene adalah suku asli pertama yang mendiami wilayah itu. Namun, pamornya kalah dibanding suku Tolaki karena pada abad ke-18 kerajaan suku Moronene-luas
Salah satu sebab hilangnya kebudayaan ini karena adanya konsep atau arsitektur bangunan dari Negara Barat. Dan masyarakat menganggap bentuk bangunan mereka lebih simple dan lebih mudah dibangun. Jenis bangunan rumah adat melayu ini dapat dilihat pada rumah godang suku di Kenegerian Sentajo, di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan
Salah satu suku yang mempunyai kebudayaan yang bernilai dan mengandung kearifan lokal adalah suku Tolaki yang mendiami Sulawesi Tenggara secara umum dan khusunya terdapat di Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, dan di kota Kendari. Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara, Kendari atau tepatnya di Konawe. Mereka
Abstract. Cerita ini disusun berdasarkan cerita lisan yang. berjudul "Cahaya dart Tenggara" yang berisi Kisah Ke-. pahlawanan Maharaja Halu Oleo di Sulawesi Tenggara. Kisah ini diambil dan disadur dari buku Sastra Lisan Bahasa Tolaki yang diterbitkan oleh Pusat Bahasa, Depar-.
Namun tahukah Anda jika Provinsi Sulawesi Tenggara juga memiliki motif batik tenun khas lokal. Dirangkum dari iwarebatik.org, ada beberapa motif batik tenun asal Bumi Anoa yang hingga kini masih terjaga kelestariannya. Diantaranya adalah Batik Tenun Tolaki yang memiliki paling banyak ragam motif yang sarat makna filosofis seperti Motif Kalo Sara.
Suku Wakatobi. Wakatobi merupakan kelompok sosial atau suku asli dari Sultra. Mereka mendiami kawasan di gugusan pulau yang terletak di sebelah tenggara Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Gugusan pulau tersebut meliputi Pulau Komponaone, Pulau Wangi-wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Binongko, Pulau Tonia, dan pulau-pulau kecil lainnya.
Implementasi Bahasa Adat Mombesara Bahasa adat adalah salah satu bahasa yang digunakan masing-masing suku dalam melaksanakan upacara atau ritual-ritual adat berdasarkan kepercayaan suku atau tradisi masing-masing suku yang berada di Sulawesi Tenggara. Baik itu suku Tolaki, Muna, Buton, Wanci, Bugis, ataupun yang lainnya.
vUp3AKB.